Pembohongan Besar Ibu Terhadapku :)

Minggu, 30 Oktober 2011
Sebuah kisah membuat saya langsung menangis.



PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.





Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan. Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : ”Makanlah nak ibu tak lapar.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA





Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi. Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.





Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.





Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada Illahi agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepat menolaknya dan berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”



PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.





Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu. Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.





Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada uang.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.





Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar Negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negara. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”



PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN .





Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerima berita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakit sekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetap tersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak sakit.”





Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali.



Anda beruntung karena masih mempunyai ibu dan ayah. Anda boleh memeluk dan menciumnya. Kalau ibu anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata, ‘Ibu,saya sayang ibu.’ Tapi tidak saya, hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu…..

Kisah Seorang Pemulung

KISAH INI TERJADI APRIL 2011

kisah yang membuat hati ku perih dan menangis , tamparan untuk bangsa Indonesia
terjadi di jakarta!!!! ayah mengendong mayat anaknya dari RSCM bogor karena tak mampu bayar ambulance.

Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan m...emakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.



Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu.

Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada minggu (5/6) pukul 07.00.

Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung. Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet.

Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam. Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.

Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor. Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya.

Ibu, maafkan aku :'(

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA! Matanya tidak ada satu. Aku sangat malu, benar-benar malu.


Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.



Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak pulang ke rumah dan tidak tidur di rumah. Karena rumah kumuh itu membuatku muak, membuatku kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.



Tepat di saat istirahat, Kulihat sosok wanita tua di pintu sekolah. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu dan yang lebih memalukan lagi Ibu memanggilku. “Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Bentakkan dariku membuat diri ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun bergegas keluar dari sekolahku. Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hai, itu ibumu ya???, Ibumu matanya satu ya?” yang menjadikanku bagai disambar petir mendapat pertanyaan seperti itu.



Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan mendapat beasiswa di sebuah sekolah di luar negeri. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar agar aku bisa segera meninggalkan rumah kumuhku dan terutama meninggalkan ibuku yang membuatku malu. Ternyata aku berhasil mendapatkannya. Dengan bangga kubusungkan dada dan aku berangkat pergi tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku.



Di Selolah itu, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaran dan ketampananku. Aku telah sukses dan kemudian aku menikah dengan seorang gadis Indonesia dan menetap di Singapura. Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk putraku itu.



10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.



Tapi pada suatu hari kehidupanku yang sempurna tersebut terusik, saat putraku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibuku, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia memperoleh ongkosnya. Dia datang menemuiku.



Seketika saja Ibuku ku usir. Dengan enteng aku mengatakan: “HEY, PERGILAH KAU PENGEMIS. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF, SAYA SALAH ALAMAT”. Tanpa merasa besalah, aku masuk ke dalam rumah.



Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku. Aku pun datang untuk menghadirinya dan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri. Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini.



Selesai Reuni entah megapa aku ingin melihat keadaan rumahku sebelum pulang ke Sigapore. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana, tapi justru aku merasa lega tak bertemu dengannya.



Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu tetangga rumahku. “Akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia seminggu yang lalu”.
“OH…” Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu” Setelah menyerahkan surat ia segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.



Untuk anakku yang sangat Aku cintai,

Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.

Aku berharap agar aku bisa melihatmu sekali lagi. karena aku yakin kau akan datang ke acara Reuni tersebut.

Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap malam Aku hanya bisa menangis sambil memandangi fotomu satu-satunya yang ibu punya.Ibu tak pernah lupa untuk mendoakan kebahagiaanmu, agar kau bisa sukses dan melihat dunia luas.

Asal kau tau saja anakku tersayang, sejujurnya mata yang kau pakai untuk melihat dunia luas itu salah satunya adalah mataku yang selalu membuatmu malu.

Mataku yang kuberikan padamu waktu kau kecil. Waktu itu kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayahmu meninggal, sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan. Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.

Sekarang aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.

Dan akupun sangat bahagia bisa melihat dunia luas dengan mataku yang aku berikan untukmu.

Saat aku menulis surat ini, aku masih berharap bisa melihatmu untuk yang terakhir kalinya, Tapi aku rasa itu tidak mungkin, karena aku yakin maut sudah di depan mataku.

Peluk cium dari Ibumu tercinta



Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! Baru kusadari bahwa yang membuatku malu sebenarnya bukan ibuku, tetapi diriku sendiri....

Sahabat Sejati :')

Senja yang dulu indah kini menjadi temaram dan bulan yang dulu purnama kini perlahan berubah menjadi sabit. Seperti keadaan hati seorang gadis remaja yang meratapi kekosongan dan kehampaan hatinya karena ditinggal oleh sahabat yang selama ini setia menemaninya baik syka maupun duka. Dulu, waktu usiaku beranjak 17 tahun, aku mempunyai beberapa sahabat salah satunya Icha. Icha tinggal di Ciracas, JakartaTimur. Dia anak pertama dari 2 bersaudara, dia adalah seorang remaja yang lugu dan sangat ceria. Kami bersahabat suddah cukup lama, aku kenal Icha waktu kami sama-sama mendaftar di salah satu SMP favorit di Jakarta. Setelah awal oerkenalan itu,pertemanan kami berlanjut karena kami diterima di SMP itu. Kami selalu bersama-sama bagai amplop dan perangko yang tak dapat terpisahkan, itulah kami. Kami juga selalu satu kelas.



Setelah lulus SMP aku dan Icha memutuskan untuk satu sekolah, hari pertama aku dan Icha menjalani ospek, rasanya takut dan tegang banget, tapi aku melihat seorang cowok yang sangat perfeck di kantin sekolah, dia sangat manis apalagi pada saat aku melihatnya sedang tersenyum pada beberapa orang yang menyapanya, manis sekali senyumnya, disaat aku sedang asyik memperhatikan cowok itu tanpa ku sadari didepanku ada salah seorang kakak senior yang sangat galak, upzzz…. Aku menabrak dia, dia marah-marah padaku meski aku telah minta maaf padanya, lupakan saja dia kita kembali pada cowok yang aku lihat tadi, tapi aku mencari-cari kesekeliling kantin tapi cowok itu udah gak ada. Icha hanya tertawa melihat tingkah lakuku. Huh… ini semua gara-gara keteledoranku, tapi gak apa-apa suatu hari nanti pasti aku dapat bertemu dengannya kembaali karena aku yakin dia siswa di SMA ini. Aku dan Icha melanjutkan perjalanan kami ke kelas. Ospek pertama telah dimulai, ada beberapa kakak senior masuk kekelas tanpa ku sadari cowok yang ku lihat di kantin sekolah tadi pagi ada didepan mataku. Aku senang sekali karena aku kembali beetemu dengannya walau dia tak ku kenal sama sekali.

Aku mencari tau siapa sebenarnya cowok itu, dari beberapa orang yang aku tanya mereka mengatakan dia adalah ketua osis, namanya radit, Cuma itu informasi aku dapatkan tentang dia, tapi udah cukup kok. Singkat cerita aku dan kak Radit mnjedi tambah akrab tapi cuma sebatas teman. Yang tak pernah aku duga ternyata kak Radit naksir sama Icha, aku sedih banget karena dia adalah cinta pertamaku, tapi apa daya aku tak bisa berbuat apa-apa, dan aku juga sempat kecewa pada Icha karena dia menerima kak Radit menjadi kekasihnya, Icha kan tau kalau aku suka sama kak Radit tapi kenapa dia tega padaku. Mungkin inilah nasibku, setelah kejadian itu persahabatan aku dan Icha menjadi renggang, aku jarang menyapanya dan sepertinya juga dia sekarang jarang ada waktu buat kita berdua sanma-sama lagi seperti dulu. Lagi pula aku tak sekelas dengannya.



Waktu terus berputar, tanpa terasa tahunpun berganti. Akhir-akhir ini aku melihat Icha tampak murung dan gak seperti biasanya yang sangat ceria. Walau aku belum bisa memaafkan Icha tapi walau bagaimanapun dia adalah sahabatku dan aku harus tau apa yang sedang terjadi. Satauku dari berita yang beredar kalau Icha mengidap penyakit tumor yang bersarang diperutnya sejak beberapa tahun ini, sejak dokter memfonis penyakit itu Icha berubah menjadi nak yang pemurung danpendiam. Aku sangat merasakan perubahan itu, tapi setiap kali aku tanya dia tak pernah mau cerita dan jujur padaku. Menurutku dia berubah menjadi seperti itu karena mungkin dia merasa hidupnya tak akan lama lagi. Seiring berjalannya waktu perut Icha makin membesar, aku belum percaya dengan apa yang temen-temen bilang padaku. Aku desak Icha untuk menceritakan apa yang terjadi padanya, akhirnya Icha mau bercerita. Aku sempat terkejut mendangarnya sekaligus sedih bercampur dengan rasa kekecewaan, mengapa baru seekarang dia cerita semua itu padaku. Tapi mungkin karena aku tak sedekat dulu sama dia. Aku juga denger-denger dari yang laen Icha putus, Icha diputuskan kak Radit karena keadaan Icha dg perut yang makin membesar. Aku sedih sekali, tapi dia pernah menghianati persahabatan yang telah lama kami bangun.



Icha masih tetap sekolah, tapi lama kelamaan dia merasa kecil hati dan malu. Dengan kondisi tubuh yang semakin menurun, sampai akhirnya Icha dirawat di Rumah sakit Haji Pondok Gede. Aku dan teman-taman menjenguknya untuk memberikan semangat dan dukungan padanya agar Icha gak semakin drop dan putus asa. Hanya sampai disitu saja kabar yang aku dengar tentang Icha, disatu sisi aku masih kecewa padanya tapi disisi lain aku juga mempersiapkan UN.

****



Pagi hari yang sangat gelap karena hujan turun begitu derasnya, aku sedang duduk melamun memikirkan bagaimana keadaan Icha sekarang, tiba-tiba aku dikejutkan dengan ringtone handphoneku yang berbunyi dank u lihat dilayar hpku ternyata mamanya Icha memanggil, fikirku tumben tapi ada apa ya, kok pagi-pagi gini tante telfon aku. “halo assalamu’alaikum, bisa bicara dengan Cika?”, nada suara mama Icha tampak berat, sepertinya dia sedang menangis. “ii…aaa tante, ada apa kokpagi-pagi begini telfon Cika? Trus bagaimana kabar Icha tante?” tanyaku agak ragu, “Icha telah berpulang Ka” belum sempat aku mengucapkan turut berduka cita pada tante, tut…tut…tut…tut telfon tiba-tiba terputus. Aku menangis dan menyesali dengan semua yang terjadi, dihatiku tersirat penyesalan yang amat mendalam, aku terlalu jahat dan egois pada Icha dan gak pernah meluangkan waktu untuk menjenguk sahabatku sendiri yang menjalani hari-hari akhirnya sendirian, tanpa aku. “Maafkan sahabatmu ini Ca…..hik..hik..hik…!!!” tangisku

Aku datang ke rumah Icha untuk melihat dia terakhir kalinya dan mengucapkan bela sungkawa pada keluarga Icha. Setibaku disana aku melihat Icha terbaring kaku, dikelilingi orang-orang yang membaca yasin untuknya, tiba-tiba pandanganku menjadi gelap. “Icha…..” panggilku, “sudahlah Ka, relakanlah kepergian Icha, agar dia tenang di Alam sana” mama Icha ada disampingku, dan memberikan selembar kertas padaku, “ini dari Icha buat kamu, dia menulis pada saat kamu jarang menemuinya, tante tinggal dulu kebawah”. “makasih tante dan Cika minta maaf kalo selama ini Cika gak pernah menjenguk dia, Cika lagi UN tante,” aku menangis. “gak apa-apa kok tante ngerti, kamu ada masalah ya sama Icha?” tanya mama Icha, “eng…enggak kok tante, kami berdua baik-baik saja””ya udah jangan nangis lagi, tante ke bawah bdulu ya” tante pun meninggalkanku sendiri di kamar Icha karena Perlahan-lahan tadi aku pingsan, aku melihat foto-foto yang ada dimeja samping tempat tidur, betapa lembutnya senyum Icha di foto itu. aku buka kertas ituperlahan-lahan, dan aku pun mulai membaca kata demi kata disurat itu.

Sebelumnya gue minta maaf atas kejadian kemaren”, bukan maksud gue untuk merebut kak Radit dari lo, tapi gue juga cinta dia dan gue juga udah putus ma dia, karena dia bukan laki-laki yang baik. O ya, lo tau kan kalo gue gak bisa buat puisi kayak lo, tapi ini puisi gue buat khusus sahabat sejati gue ini, maaf ya kalo buatan gue gak sebagus puisi-puisi lo, heheheh……..



Surat Terakhir

Butir-butiran air mata yang jatuh setetes demi setetes

Menemani dan menjadi saksi saat ku tulis suratku yang terakhir

Jika hanya derita yang harus aku terima

Jika hanya kemitian yang harus ku alami

Aku bersedia menjalani tanpa kesedihan

Namun ketika kau berucap bahwa untukku

Sudah tak ada lagi maaf terasa lemah lunglai tubuh ini

Sahabat yang slalu mengisi hari-hariku

Seberapa besarpun salah yang ku pandang

Seberapa rendah budi yang ku jalani…maafkan aku

Derita karena bersalah berlarut-larut tanpa henti

Dan tampaknya Tuhan sudah berkenan menjemputku

Jangan menangis sahabat….walau tak terkatakan

Sungguh aku merasa kau telah memaafkanku

Slamat tinggal sahabat sejatiku

Ikhlaskanlah kepergiankui

Smoga sepeninggalku dari sisimu

Bahagian akan slalu menemanimu

Miss u sobat

ICHA

****



Keesokan harinya Aku baru sadar ternyata Icha hari ini berulang tahun yang ke 17, aku bermalam di rumah Icha, dan pagi-pagi aku segera kebawah dan akan mengikuti pemakaman Icha. Sebenarrnya aku tak sanggup melihat makam itu, karena akan mengingatkanku akan kenangan” kami berdua dulu, tapi aku coba untuk tegar untuk melangkahkan kaki menuju makamnya. Setelah pemakaman selesai dan semua orang pulang, aku sendiri di makam itu, sepi. Aku menangis disamping nisan Icha, walau tersendat-sendat dan terbata karena aku nangis aku nyanyikan lagu happy birthday buat Icha, dan memandangi nisan yang ada dihadapanku saat ini, makam yang sunyi, aku masih menangis sendiri di makam bisu itu, sebelum pulang aku meninggalkan secarik kertas balasan surat Icha, walau mungkin tak akan pernah dibaca olehnya, tapi itulah kenanganterakhirku buat Icha.



Kenangan indah tentang kita akan slalu ku ingat setiap detiknya

Jika ku tutup mataku, aku masih dapat melihatmu

Kau memperlihatkan senyum termanismu

Tapi itu hanya lamunan sesaatku

Kini kau telah jauh tinggalkanku

Aku belum sempat meminta maaf padamu dan menyayangimu

Dan tak ingin kau pergi jauh

Tinggalkan kenangan kita bersama

Tapi takdir berkatab lain

Terlalu cepat Tuhan memanggilmu

Hanya sebuah puisi ini aku persembahkan untukmu

Kepergianmu, meninggalkan kisah yang sangat pahit bagiku

Aku akan selalu mengenangmu, sahabat terbaikku

Semoga kau tenang disana

Suatu saat kita pasti akan bertemu kembali

(the end)

Pengorbanan Seorang Ibu :')

Ada seorang Ibu yang baru melahirkan di sebuah rumah sakit Bersalin. Namun Ibu tersebut sangat terkejut ketika melihat bayi laki-lakinya yang baru dilahirkannya itu tidak memiliki daun telinga. Untunglah, bayi itu masih memiliki fungsi pendengaran yang sempurna. Tidak ada yang dapat dilakukan orangtua si bayi selain menerima takdir bahwa anak mereka yang pertama tidak memiliki kedua daun telinganya. Sang dokter pihak rumah sakit tersebut berusaha menghibur dan membesarkan hati sang orangtua tersebut, khususnya sang Ibu yang sangat shock.



“Bersabarlah Bapak dan Ibu, anak yang dilahirkan ini adalah titipan dan anugerah yang sangat besar dari Yang Maha Kuasa. Saya yakin kelak anak ini memberikan kebahagian dan kesejukan hati kepada Bapak dan Ibu. Jagalah dan besarkanlah anak ini dengan penuh kasih sayang dari kalian berdua”



Sang Ibu akhirnya dapat tenang dan bersikap tabah menerima apa yang ditakdirkan oleh Tuhan kepadanya. Perkataan sang dokter tersebut telah mendorong sang ibu untuk mencurahkan seluruh kasih sayangnya pada si anak.



Hari berganti hari, waktu terus bergulir, si anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang mampu bergaul dengan teman sebayanya. Pelajaran di sekolah pun tidak menjadi masalah diikutinya. Namun satu hal yang mengganggu diri si anak. Dia mendapatkan sindiran dari teman-temannya. Teman-temanya ada yang mengatakan bahwa dia adalah manuasia planet, ada lagi yang mengatakan dia adalah titisan sang dewa langit karena tidak bertelinga, ada juga yang mengatakan kalau dirinya keturunan iblis yang muncul ke bumi, bahkan ada yang melecehkannya supaya besar nanti bekerja di star trek saja. Sindiran-sindiran itu jelas menyakiti hati sang anak. Tidak jarang dia pulang ke rumah dalam keadaan menangis dan masuk dalam pelukan ibunya. Sang Ibu dengan ketabahan yang luar biasa terus memotivasi si anak untuk mengembangkan potensinya dan meraih prestasi yang gemilang hingga duduk di bangku Perguruan Tinggi.



Hingga suatu hari, seorang dokter yang dikenal oleh keluarga itu mengatakan bahwa si anak yang sudah tumbuh dewasa ini dapat menerima cangkok daun telinga dari orang lain, dan cangkokan ini sudah ada disimpan beberapa waktu lamanya dari seorang donor. Mendengar berita ini giranglah hati si anak, meskipun menyisakan pertanyaan siapa yang telah mendonorkan telinganya untuk dirinya. Operasi cangkok pun berjalan lancar, dan suatu perubahan penampilan dalam diri anak ini terjadi, rasa percaya dirinya semakin meningkat seiring dengan prestasi yang ia raih. Hal ini sekaligus mempercepat penyelesaian studi dan pencarian kerja bagi si anak.



Setelah ia menyelesaikan studi dan bekerja sebagai diplomat serta membangun keluarga yang kemudian dikarunia 2 orang anak, ternyata rasa penasaran tentang siapa pemberi daun telinga kepadanya belum juga terjawab. Kepada sang Ayah hal ini sering ia tanyakan namun sang Ayah tetap mengatakan “Suatu saat kau akan tahu, nak! ”



Hingga suatu saat yang paling menyedihkan menimpa keluarga ini, sang Ibunda tercinta meninggal dunia karena sakit. Rasa kehilangan yang tidak terhingga dirasakan oleh sang anak tunggal ini, masih terbayang dalam dirinya ketika di diejek oleh rekan-rekannya, ibunya lah yang menguatkannya. Sang Ibu pula yang selalu mendorong dirinya untuk selalu menunjukkan prestasi gemilang dengan tidak melupakan berbagi pada sesama dan tetap bergantung pada ke-Maha Kuasa-an Sang Pencipta. Namun, kenangan itu tinggal kenangan, sang Ibu tercinta telah pergi untuk selama-lamanya. Saat akan memberikan ciuman terkhir pada jasad sang Ibu, dengan didampingi sang Ayah, si anak sempat terkesima ketika menyibakkan rambut ibunya. Ternyata ibunya tidak memiliki daun telinga lagi. Akhirnya teka-teki yang selama ini mengganjal di dalam batinnya pun terjawab sudah. Pantaslah, jika bertahun-tahun belakangan ini sang Ibu selalu berkata bahwa ia lebih suka memanjangkan rambutnya. Rupanya, ia tidak ingin si anak tahu jika yang mendonorkan daun telinga itu adalah ibunya sendiri. Sang anak pun menangis di samping jasad ibunya. Ia menangis sambil terus mecium dan memeluk jasad ibunya. Betapa terkejutnya si anak ketika mengetahui sang ibunyalah yang mendonorkan daun telinga kepada dirinya. Dari hati kecil yang paling dalam, sang anak merasakan betapa besar kasih sayang dan pengorbanan ibunya kepada dirinya. Kasih sayang dan pengorbanan ibunyalah yang menjadikan sang anak tetap tegar dan tabah menjalani kehidupan. Padahal dirinya belum dapat memberikan dan menggantikan kasih sayang dan pengorbanan sang ibu kepada dirinya.



Epilog : Kisah di atas begitu mengharukan. Sungguh besar pengorbanan dan kasih sayang seorang Ibu pada anaknya. Kasih Ibu sepanjang massa dan tidak terbatas pada sesuatu. Pengorbanan dan kasih sayangnya pada anak dan keluarga begitu besar dan tidak dapat tergantikan dengan apapun. Kasih sayangnya, nasihatnya, dan motivasinya sungguh bermakna dan memberikan kesejukan pada anak dan keluarganya. Surga berada di telapak kaki ibu, merupakan ungkapan yang sangat indah untuk menggambarkan eksistensi seorang wanita yang telah berperan ganda dalam kehidupannya, yakni sebagai seorang Ibu dan istri yang selalu memberikan kesejukan, kedamaian, dan kebahagian pada keluarganya.

Jangan Benci Aku Mama :'(

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
yang semakin menumpuk.

Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!”

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu…, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?”

“Nama saya Elic, Tante.”

“Eric? Eric… Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?”

Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati…, mati…, mati… Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric…

Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” tTpi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak…

Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric..Eric…

Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali… Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya…

Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu…. Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya disini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam
sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

(kisah nyata diIrlandia utara)

Take a Bow

Senin, 16 Mei 2011
Oh, How about a round of applause, Yeah
A standing ovation
Oooooo, Yeah
Yeah, Yeah, Yeah, Yeah

You look so dumb right now
Standing outside my house
Trying to apologize
You’re so ugly when you cry
Please, just cut it out
Don’t tell me you’re sorry cuz you’re not
Baby when I know you’re only sorry you got caught
But you put on quite a show
You really had me going
But now it’s time to go
Curtain’s finally closing
That was quite a show
Very entertaining
But it’s over now (But it’s over now)
Go on and take a bow

Grab your clothes and get gone (get gone)
You better hurry up
Before the sprinklers come on (come on)
Talkin’ bout'
Girl, I love you, you’re the one
This just looks like a re-run
Please, what else is on (on)
And don't tell me you’re sorry cuz you’re not
Baby when I know you’re only sorry you got caught
But you put on quite a show
You really had me going
But now it’s time to go
Curtain’s finally closing
That was quite a show
Very entertaining
But it’s over now (But it’s over now)
Go on and take a bow
Oh, And the award for
The best lie goes to you (goes to you)
For making me believe (that you)
That you could be faithful to me
Let's hear your speech, Oh

How about a round of applause
A standing ovation

But you put on quite a show
Really had me going
Now it’s time to go
Curtain’s finally closing
That was quite a show
Very entertaining
But it’s over now (But it’s over now)
Go on and take a bow
But it’s over now

Cara mempertahankan hubungan anda

Jumat, 13 Mei 2011
banyak dari kita yang sudah mempunyai pasangan atau bisa di bilang dengan soul mate susah menjaga nya, alasanya berfariasi mulai dari ketidak cocokan, sampai masalah yang serius yaitu Agama, ya memang agama sering kali menjadi pemisah bagi kebanyakan orang yang memang sama-sama mempertahankan keyakinannya itu....


#keyakinan
bila anda mempunyai kondisi demikian, saya saran kan agar anda menyudahi saja hubungan anda, apabila anda memang berniat tidak merubah keyakinan anda, karna bial trus dipaksakan, tidak akan ada jalan keluar yang menguntungkan dua belah pihak. salah satu cara aman adalah berpacaran dengan satu iman.

#ego
kemudian salah satu sebab hancurnya hubungan romansa para anak muda yaitu tidak sanggupnya menahan ego masing masing individu, karnanya saya sarankan jangan memaksakan kehendak agar soulmate anda menjadi seperti yang anda mau, tetapi andalah yang harus menyesuaikan kehidupan soulmate anda,begitupun sebaliknya, sehingga tidak ada lagi rasa ego.

#masa lalu
kebanyakan orang gagal dalam berhubungan dikarnakan selalu melihat pengalaman masa lalu dan menjadikan patokan, meurut saya itu adalah langkah yang salah besar, karna beda orang, beda situasi, dan beda pula kondisi, jadi bila anda selalu berpatokan pada masa lalu,anda tidak akan menemukan jalan keluar yang lebih baik, paling-paling hanya sama persis kejadiannya pada waktu anda sakit hati.

banyak penghalang memang apabila kita sedang cocok dengan satu pasangan, ada saja gangguannya,entah pas kita baru berhubungan ,eh selang beberapa hari ada yang ngajak ngedate,makan malam, atau bla,bla,bla....

yang perlu di perhatikan dalam hal ini adalah, anggap lah itu godaan atau itu adalah teman karib soulmate anda yang mencoba menguji anda dengan beberapa tipuan, jadi anda tidak mudah berargumen,atau tertarik dengan ajakan orang lain.

sekian dulu dari saya, mudah mudahan bisa membantu anda dalam memecahkan solusi romansa kamu bila masih penasaran ikuti terus tulisan ini, saya akan berikan setiap hari.

Cara Make Up dengan Benar

Rias mata yang luntur maupun lenyap biasanya disebabkan karena adanya kandungan minyak yang berlebihan pada kelopak mata. Sebelum make up merias mata sebaiknya anda gunakan foundation oil free (bebas minyak), bedak untuk menyerap minyak di kelopak dan baru gunakan eyeshadow sesudahnya. Jika ingin menggunakan eyeshadow dalam tekstur krim bubukan bedak pada kelopak mata setelah proses pemolesan perona mata selesai.Langkah ini berguna agar perona mata lebih tahan lama. Bila eyeshadow ketika dibubuhkan kerap rontok ke pipi hingga mengotori rias wajah anda.

Ada dua macam solusi yang bisa anda lakukan yaitu sebelum menggunakan eyeshadow dalam makeup termasuk wedding make up atau brides make up, bubuhan bedak tabur agak banyak pada pipi. Membersihkannya cukup dengan menggunakan kuas sehingga rias wajah anda tidak terganggu. Yang kedua adalah membubuhkan eyeshadow dengan kuas lembap sehingga partikelnya melekat pada bulu kuas dan tidak mengotori pipi.

Bila anda melakukan tata rias wajah dengan menyamarkan lingkaran hitam pada mata anda maka gunakan concealer sesudah penggunaan foundation dan sebelum menggunakan bedak. Jika concealer yang digunakan terlalu tebal teksturnya maka hal ini akan membuat tampilan mata tidak alami. Untuk mencegahnya, sebelum dibubuhkan campur sedikit dengan satu tetes pelembap mata baru kemudian dibubuhkan di bagian bawah mata.

Untuk menyamarkan lingkaran gelap pada mata dalam makeup artists maka pilih warna concealer yang satu atau dua warna lebih terang atau lebih muda dari warna kulit. Solusi lainnya adalah dengan menggunakan concealer yang mengandung partikel pemantul sinar (YSL Touche Eclat) yang melembutkan tampilan warna gelap tersebut.

Jika anda ingin seperti make up agar mata anda terlihat lebih segar dan lebih besar. Sebaiknya gunakan pensil mata atau eyeliner pencil warna putih pada bagian dalam kelopak bawah mata. Hal ini akan membuat warna putih pada mata semakin terlihat.

Saat memilih warna eyeshadow sebaiknya anda ingat bahwa warna gelap selalu membuat anda terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya karena itu baju warna gelap selalu merupakan pilihan yang aman. Jika mata anda kecil atau sipit sebaiknya hindari penggunaan warna-warna gelap secara berlebihan juga hindari penggunaan eyeliner warna hitam pada kedua kelopak mata sekaligus.

Pilihlah tekstur eyeshadow jika kelopak maupun sudut mata mulai timbul kerutan. Hindarilah eyeshadow dalam tekstur mengkilat karena hal ini justru akan membuat kerutannya nampak nyata. Pilih eyeshadow tekstur matte (tanpa kilap). Sehingga Anda juga bisa melakukan make up artists.

Never Again - SS501

[Hyungjoon]
Nege marul haji gureni ne gyothe darun saram senggyodanun sashil
modun gol badadurigien nega juggo shiphul mankhum aphun iri doegejiman

[Hyunjoong]
Nowa hamke inun gue aphe na honja momudgorimyo soidon gute

[Youngseng]
Gure norul gunyang bonenge jarhangora senggaghejiman
ne mam nomu apha onungol

[SS501]
I don't wanna love again

[Youngseng]
Baby I don't wanna love again dashin nal chadji anhgirul

[SS501]
I don't wanna love again

[Youngseng]
Baby I know noui yogshim mankhum nol cheuji mothan na yeah

[Gyoojong]
Majimag noege hago shiphun mal
gakkumun irohge ne tudgwa darun naui salm

[Hyunjoong]
Naege nega jonbuyossonunde
nomu janinhan ne nunbid nal munoturyoji

[Jungmin]
Nowa hamke inun gue aphe na honja momudgorimyo soidon gute

[Youngseng]
Gure norul gunyang bonenge jarhangora senggaghejiman
ne mam nomu apha onungol

[SS501]
I don't wanna love again

[Youngseng]
Baby I don't wanna love again dashin nal chadji anhgirul

[SS501]
I don't wanna love again

[Youngseng]
Baby I know noui yogshim mankhum nol cheuji mothan na yeah

[Hyungjoon]
Imi orejo ne nol tenassoya henunde nega baboyosso yeah
noui giog hankobone da modu da yeah jiulle

[SS501]
I don't wanna love again

[Hyungjoon]
Oh I don't wanna love again
I don't I don't I don't baby
I don't wanna love you can't you see my darling

[SS501]
I don't wanna love again

[Hyungjoon]
Oh I don't wanna love again nol cheuji mothan na

[Jungmin]
Baby I but say that is now I don't need you anymore

===============================================

SS501 - Never Again Translation (English)

Why didn’t you tell me that there was someone else by your side
Even though it’d hurt me so much I’d want to die

I was the one being in the way, standing between you and him

Honestly, I think I did the right thing letting you go
But it’s still hurting deep inside

I don’t wanna love again

Baby I don’t wanna love again, I don’t want it to find me once more

I don’t wanna love again

Baby I know I’m being too selfish wanting someone like you, yeah

The last words I want to say to you
Always come out differently than I plan

You were my everything
But your cruelty devastated me


You were everything to me
So your cold eyes tear me apart

I was the one being in the way, standing between you and him


Honestly, I think I did the right thing letting you go
But it’s still hurting deep inside

I don’t wanna love again

Baby I don’t wanna love again, I don’t want it to find me once more

I don’t wanna love again

Baby I know I’m being too selfish wanting someone like you, yeah

I was a fool for not leaving before, yeah
I’ll erase all or your memories, yeah all at once

I don’t wanna love again

Oh I don’t wanna love again
I don’t I don’t I don’t baby
I don’t wanna love you, can’t you see my darling?

I don’t wanna love again

Oh I don’t wanna love again, without having you

But baby I can say now, I don’t need you anymore

Hilang sudah sayapku .

Kamis, 21 April 2011
Badai melanda hati…
Ku coba tuk lewati…
Dan harap semua kan kembali…
Namun saat ku buka mata…

Ada yang hilang…
Sayapku terbang bersamanya…
Menorek perih tak terkira…
Dengan segores luka dalam bekas jejaknya…


Aku pun hanya terpana…
Menatap nanar apa yang ku rasa…
Sayapku telah hilang tiada pernah kembali…
Tinggalkan aku terpuruk sendiri…

Dia yang kau pilih :)

Ketika hati ini menemukan jawabnya,,
Entah mengapa kini semuanya sirna,,
Saat ku berharap pintu hatimu terbuka,,
Saat itulah kau menutupnya untukku singgahi,,

Ku ingin kau sadari arti diriku di sini,,
Untuk mencintai dan mengasihi dirimu setulusnya,,
Namun sampai saat ini kau tak menyadarinya,,
Hingga kau tak sadari kau lukai hati dan perasaanku,,


Bila engkau tak menerima cinta ini,,
Namun selamanya kau tetap di hatiku,,
Dan akan ku jaga sampai nanti,,
Sampai engkau menyadari arti diriku di sini,,

Kini berakhir sudah semuanya,,
Yang aku impi – impikan selama ini,,
Terkubur bersama semua rasa untukmu,,
Rasa yang akan selalu ku ingat & ku kenang,,

Munking engkau bukanlah peri hati ini,,
Akan ku do’akan agar kau bahagia,,
Bersama dia yang kau pilih,,
Tuk jadi raja di hatimu,,

Mencintaimu . . .

Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan
Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika
Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua
Mencintaimu adalah rasa yang indah

Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti
Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak
Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku
Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka

Mencintaimu adalah sebuah karunia
Meski kau ada dunia juga tak selalu indah
Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa
Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah

Semoga kelak mereka mampu mengerti
Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak
Semoga kelak terbuka hati nurani
Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya

Tentangmu :(

Baru saja kutulis namamu di diary harianku
Belum habis semua rasa bahagia kutuang
Haruskah kini kutuliskan tentang lara,
tentang kesendirian yang tak kutau akhirnya ?

Ku tau kau takkan pernah menjawabnya
Sebab kau pergi saat ku masih ternganga
Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta
Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ?

Cara mengecilkan pipi yang chubby :D

Banyaknya lemak di pipi dapat membuat orang tampak lebih gemuk dari sebenarnya. Selain karena faktor gemuk, pipi tembem juga disebabkan karena kurang minum air. Bagaimana cara mengecilkan pipi chubby?

Mempunyai pipi chubby alias tembem kadang terlihat tampak menggemaskan, tetapi hal itu tidak berlaku untuk semua orang. Sebagian orang menganggap pipi chubby dapat membuat wajahnya semakin bulat.

Berikut beberapa cara sehat untuk mengecilkan pipi chubby, seperti dilansir Livestrong, Selasa (8/2/2011):

1. Turunkan berat badan
Membakar lemak di tubuh juga dapat membakar lemak yang ada di pipi, yang akhirnya dapat mengecilkan pipi chubby. Kurangi asupan kalori harian Anda dan lakukan olahraga untuk dapat menurunkan berat badan.

2. Tingkatkan asupan cairan
Saat mengalami dehidrasi, tubuh akan menahan air dan dapat membuat pipi terlihat bengkak. Selain minum 6-8 gelas air per hari, makan makanan dengan kandungan air tinggi seperti seledri, melon, dan semangka dapat membantu hidrasi tubuh.

3. Konsumsi 1.200 mg kalsium per hari
Asupan kalsium yang tinggi dapat mengurangi retensi air di daerah wajah. Anda bisa mendapatkan jumlah kalsium yang diperlukan melalui sumber makanan seperti susu dan keju atau dengan mengambil suplemen harian.

4. Menjauhi zat yang bertindak sebagai diuretik (banyak buang air kecil)
Batasi zat yang bertindak sebagai diuretik (menyebabkan banyak buang air kecil) seperti alkohol dan minuman berkafein. Juga batasi asupan garam, makanan olahan, makanan cepat saji, keripik dan makanan kaleng dalam menu harian Anda. Hal ini karena zat diuretik dan garam yang tinggi dapat menyebabkan tubuh menyimpan air lebih banyak.

5. Lakukan yoga wajah
Facial yoga atau yoga wajah melibatkan berbagai ekspresi untuk mengubah penampilan Anda. Bentuk yoga wajah dapat mengencangkan otot-otot di wajah.

Salah satu gerakan yoga wajah adalah smiling fish frenzy, yaitu melakukan pose tersenyum dengan senyum dan mengepalkan gigi secara bersama-sama. Tahan gerakan tersebut selama 5 detik kemudian lepaskan. Ulangi hingga 10 kali.

Gerakan lain dikenal dengan lion face atau wajah singa, yang membuat tegang semua otot di wajah dengan mengerakkan wajah hingga terasa kencang. Tahan selama lima detik lalu kendurkan setiap otot.

Yang lain cheek puff, yaitu menghirup udara melalui mulut dan membusungkan pipi. Tutup rapat bibir untuk menahan udara di pipi dan tahan udara di pipi selama 5 detik, lalu buang napas. Tarik napas dalam-dalam sekali lagi dan lakukan di pipi kiri saja kemudian beralih ke pipi kanan. Ulangi latihan ini hingga 10 kali.

Gerakan mengkerutkan bibir seperti pose akan mencium seseorang juga bisa mengecilkan pipi. Tahan gerakan tersebut selama 5 detik dan ulangi hingga 10 kali.

Selain itu, bisa juga dengan mendorong lidah pada bagian pipi dalam kemudian bergerak ke atas dan ke bawah. Lakukan pada masing-masing pipi dan ulangi hingga 10 kali.

My life is your life :)

Jumat, 08 April 2011
Sebuah gazebo dengan hiasan bunga mawar merah dan kolam, terlihat anak perempuan sedang sibuk berkutik dengan ipad. Terlihat sedang berhadapan dengan seorang laki-laki yang tinggi, tampan, dan keren. Rupanya mereka sedang asik mengobrol sesuatu, hingga lupa akan kedatangan diriku.

Ooo------ooO

Namaku Renata, aku sekolah di SMA 8 jakarta. Aku mempunyai kakak laki-laki bernama Romy. Kakakku ini orangnya perfect banget. Bahkan banyak cewek yang mengincarnya. Sedangkan aku, cantik, tinggi, dan pintar. Hahahaha. . . Ada mama dan papa yang selalu sayang aku.
Aku mempunyai seorang sahabat bernama richard, kita berteman sejak kecil. Walaupun sering berentem, tapi aku suka dengan semua yang ada pada diri kami. Lama sejak richard punya pacar, dia perlahan menjauh dariku, dia melupakan aku. Pacar richard bernama cecilia, dia memang lebih dari apapun yang ada pada diriku. Dan yang tidak aku suka pada diri cecil , dia selalu manja sama richard. Apapun yang dia inginkan, hal itu harus di penuhi.

Ooo------ooO

“Cecil, aku tahu kamu ingin pergi hari ini. Tapi kamu harus ngertiin aku juga dong. Apa harus selalu aku yang mengalah? Aku sudah terlanjur janji sama renata minggu lalu”, perasaan richard bercampur antara marah dan kecewa. Dalam hati ia mengumpat mengapa hubungan mereka selalu ada masalah. Dia tahu, cecilia ingin pergi bersama dirinya saat ini. Tapi dia sudah terlanjur janji dengan renata.
“Ya, aku tahu kamu memang lebih mementingkan gadis itu dari pada aku. Tapi apakah tak bisa hari ini saja? Aku mohon!”, pinta cecilia memelas memandang richard. Perlahan demi perlahan aku mulai berjalan perlahan ke mereka. Aku sedikit ragu, tapi tanpa ku sadari mereka sudah melihatku. Aku mendekatkan diri pada mereka. “Kalau kamu memang ingin pergi sama dia, pergi saja. Aku bisa pergi dengan kak romy kok. Lagi pula aku juga tidak begitu tertarik dengan ‘DISNEY LIFE’ kali ini”.
Aku berkata bohong pada sahabatku sendiri. Dia sangat tahu aku suka tokoh kartun itu. Aku kecewa karena richard yang mengajakku pergi ke pertunjukan itu, malah harus pergi bersama kekasih yang di cintainya. Aku kecewa sama richard, benar-benar kecewa! Aku ingin marah sama dia, tapi aku harus mengerti dan memahami dia. Karena dia sekarang punya kekasih, tidak seperti dulu saat dia masih sendiri. Aku tersadar kalau aku di perhatikan mereka berdua.
“Tuh kan, renata aja nggak ingin pergi kesana kok. Ayolah sayang, kita tidak bisa lewatkan konser itu. Bahkan aku sudah memesan dua tempat buat kita” kali ini cecilia terlihat manja. Aku benci sama cewek yang selalu manja seperti itu, childish banget sih! Akupun tersenyum lalu meninggalkan mereka berdua.

Ooo------ooO

Aku masuk ke rumah, lalu berlari menaiki tangga. Masuk ke dalam kamar, lalu pintu ku banting dengan keras. Suara ketukan terdengar dari luar, lau aku membuka pintu kamarku. Terlihat kak romy telah berdiri di depan kamarku sambil memandangku dengan heran.
“Ada apa lagi dengan dirimu dik? Mau berbagi cerita sama kakak?” terlihat senyum manis kakakku mengembang. Aku beruntung mempunyai seorang kakak yang selalu mengerti keadaan adiknya. Setiap ada masalah aku selalu berbagi cerita dengan kak romy.
“Harusnya hari ini aku pergi sama richard, padahal aku sudah janji dengan dia minggu lalu. Untuk memastikan acaranya jadi apa nggak, aku datang ke rumah richard. Sekalian ingin menenangkan diri di gazebo tempat kita dulu. Tapi saat aku ada di sana cecil –pacar richard- mengajaknya pergi. Ya sudah aku biarkan mereka pergi. Aku kesal sama richard, aku sudah menunggu dan mempersiapkan semuanya” ceritaku panjang lebar ke kak romy, tapi dia dengan sabar memperhatikan tiap kata yang aku ceritakan padanya.
“Ya sudah, sekarang adik nggak perlu marah ke richard. Dia nggak sepenuhnya salah, kamu juga sudah berusaha mengerti dengan keadaan dia sekarang. Jangan cemberut begitu, masih mau lihat DISNEY LIFE sama kakak kan?”
Aku kaget mendengar kata kata kak romy barusan. Senyumku langsung mengembang begitu tahu kak romy mau menemaniku pergi menonton kartun favoritku itu. “Tentu saja aku mau pergi ke sana”. Akupun bergegas ganti baju, begitu juga dengan kak romy. Ku kenakan celana jeans dan baju berlengan pendek berwarna putih. Ku sisir rambutku itu, ku kenakan bando berwarna senada dengan bajuku. Ku oleskan sedikit lip gloss ke bibirku. Dan parfum favoritku.
Aku sudah siap dan menunggu kak romy turun di ruang tamu. Sambil ku perhatikan keadaan rumah richard yang sepi. Apakah mereka sudah pergi? Tanyaku dalam hati. Ternyata kak romy sudah turun dari kamarnya, lalu bergegas kami menaiki mobil dan pergi ke tempat dimana WINNIE THE POOH akan bermain di DISNEY LIFE tersebut.
Ooo------ooO

Luka Lama - Cokelat

Kamis, 07 April 2011
kurentangkan hati
kubalut luka lama saat kau pergi
kutegarkan diri
walau bayangmu hadir di setiap mimpi

oh haruskah
kubenamkan diri meratapi
tenggelam sesali yang terjadi
tersiksa bersama hampa asa

kini kuhanya ingin lupakan semua
mengenangmu menyesakkan jiwa
kan kuhapus air mata
hingga kudapat sembuhkan luka

kucoba hadapi
walau pahit terasa tak terobati
harus kulewati
seakan semua tiada pernah terjadi

semoga kelak lupakan semua
mengenangmu menyesakkan jiwa

kan kuhapus air mata
hingga kudapat sembuhkan luka

Tugas TIK (tentang Blog)

Selasa, 22 Maret 2011
1. Blog merupakan singkatan dari web log dengan pengertian bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan pada halaman tertentu.
2. - wordpress.com
- multiply.com
3. a. Buka link http//www.blogger.com
b. Klik daftar / sign up
c. Isi data-data yang telah tersedia
d. Klik next
e. Beri nama blog dan tentukan alamatnya
f. Pilih template dan settings untuk tampilana blognya
g. klik next dan klik memmulai / start posting
4. * Personal branding
* Diary online
* Meningkatkan ilmu pengetahuan
* Aset/investasi
* Sumber pengasilan
* Sharing dengan orang lain
5. Facebook : Untuk berubungan dengan orang-orang di sekitar dan kehidupan kita.
Blog : Berfungsi seperti yang ada pada no. 4
6. Blog : dapat mengomentari dan tersusun rapi.
Website : hanya bisa melihat, dan tanpa ada komentar tersusun secara manual.
7. a. Klik start posting
b. Masukkan artikel yang ingin di masukkan.
c. Klik publish
8. - Klik editor
- Klik "add image"
- Pilih "choose layout" untuk mamilih posisi dari gambar yang di upload.
- Pilih image yang di inginkan
- Klik "i accept the terms of service"
- Klik "upload image"
- Tunggu loading dan selesai
9. a. Pilih text yang akan di jadikan link
b. Kemudian pada editor, klik "hyperlink"
c. Setelah muncul pop up, klik "eneter url"
d. Masukkan url yang akan di tuju
e. Klik "ok" selesai

Super junior - Blue tomorrow

Rabu, 02 Februari 2011
When it’s tomorrow, we agree not to meet again
Sitting in the shop at the end of the road, I ordered a cup of missing (you)
When it’s tomorrow, we can only let love pass by
Before daybreak, two persons’ smiling faces become a yellowed photograph

Around me (loneliness is spreading)
Vision (is being blurred by tears)
I left “I love you” at the bottom of my heart and put them on the tip of my lips

When it’s tomorrow, you will leave my side
When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
Our ending fulfilled the prediction of tears
Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
Your shadow is drifting further and further away.

Love is still lingering in my room
Before the memory becomes real, in a moment
It felt like you were in front of my eyes

Around me (loneliness is spreading)
This vision (is being blurred by tears)
A sentence “I love you”, I left it deep in the bottom of my heart and put it on the tip of my lips

When it’s tomorrow, you will leave my side
When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
Our ending fulfilled the prediction of tears
Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
Your shadow is drifting further and further away.

Without you, love starts to hibernate
Loneliness will occupy every day
I stand under the streetlight, on the side of the cold street
That place where we once embraced
Is the roof under which we once seek shelter from the rain together, oh

When it’s tomorrow, you will leave my side
When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
Our ending fulfilled the prediction of tears
Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I keep looking forward to the appearance of a miracle, oh no

I still reminisce the past when we were in love
I’m still waiting for you to come back to my side
Tears are falling on the side of my cold pillow
I hit pause on time until you appear again
I cannot stand each of the days without you, oh no

I love you, it will not change
I’ll be loving you till eternity

Super Junior - It's You

Its you (its you)
Its you (its you)
Youre the only one for me (its you)
Its you (its you)

I dont need anyone else, its only you to me
Even if you ask again, its only you to me
Even if you have another love already
I cant forget you, i cant turn back
Right when my glare was sharp
Right when i was nailing a nail deep inside my heart
I chose you without any regrets
Yes , its you

Oh I dont care what anyone says
No matter who curse at me, I'll only look at you
If i am born again, it will be only you
Tik-tak - Even as time goes by
Oh when i tell you i love you thousands of time
Even if my heart is on fire and as my lips dry
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time flies

oh oh only for you oh oh only for you
oh oh only for you oh oh only for you
oh oh only for you oh oh only for you

No words are necessary, its only you to me
Even if you say its too late, its only you to me
I know it is a wrong love
I cant give up, I can never let you go
My cold lips call out more and more
Its finds you warmly and calls you out
Though you never respond when called
Im waiting for you

Oh I dont care what anyone says
No matter who curse at me, I'll only look at you
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time goes by
Oh when i tell you i love you thousands of time
Even if my heart is on fire and as my lips dry
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time flies

oh oh only for you oh oh only for you
To me, its you. Its you to me. (why dont you know, Why dont you know?)
To me, its you. Its you to me. To me

I dont care what anyone says
No matter who curse at me, I'll only look at you
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time goes by
Oh when i tell you i love you thousands of time
Even if my heart is on fire and as my lips dry
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time flies

Its you (its you)
Its you (its you)
Youre the only one for me (its you)
Its you (its you)

I Think I Love You :)

Kamis, 13 Januari 2011
I believed it couldn’t be

That I loved you, it doesn’t make sense
That it was idle jealousy, That I was lonely
I tried to lie to myself, but I cannot hide it no longer


I think I love you, I think that’s what it is
’Cause I miss you, whenever you’re not around
I cannot do anything
And I keep thinking of you
Whenever I realize this, I think
I`m Falling For You~
I’m falling for you


I didn’t know, but now I need you
Suddenly, deep in my heart
I can see where you’ve settled
We’re an odd couple, being friends is the best
Nothing about us matches
How can we date, it’s crazy talk
So I said and contrived, but I don’t want to do that no more

Why didn’t I know, that it was you
Why didn’t I know, you were right in front of me
All this time you were right by me
Why do I only see the love now